Macapat Salah Satu Budaya yang Adiluhung

Macapat, sebagian orang pasti langsung berpikir kearah mistis, ritual – ritual penyembahan selain Allah (Tuhan YME), upacara pengundangan jin, roh halus dan sebangsanya saat mendengarkan bait – bait tembang macapat dilantunkan. Sungguh sangat menyedihkan, apalagi yang mengatakn seperti itu adalah orang – orang yang sebenarnya memiliki salah satu budaya itu.

Generasi muda sekarang seakan sudah menutup mata terhadap budaya mereka sendiri. Kepribadian bangsa seakan sudah terkikis oleh budaya – budaya bangsa lain yang cenderung lebih gemerlap. Parahnya lagi generasi muda sekarang sudah tidak mau melestarikan budaya mereka sendiri, karena mereka menganggap budaya kita sudah usang, jadul dan lain sebagainya. (semoga kita tidak termasuk generasi yang seperti itu).

Melihat kondisi yang seperti itu, saya berniat untuk meyampaikan sedikit ilmu tentang macapat. Agar orang – orang tidak berpikiran negatif, dan salah pandang terhadap budaya asli sungguh sarat makna. Karena pada dasarnya orang beranggapan buruk terhadap macapat karena mereka kurang pengertian tehadap makna dari macapat itu sendiri. Banyaknya film yang menyalah gunakan atau menyalah artikan macapat, juga sangat mempengaruhi pandangan masyarakat tentang macapat.

Pada tulisan ini akan disampaikan beberapa pengetahuan tentang macapat, mulai dari apa itu macapat, macapat dan kehidupan, macapat dan penyebaran Islam di Indonesia. Nah untuk bagian pertama akan kami uraikan mengenai pemahaman Macapat terlebih dahulu.

Technorati Tags: ,,

Apa itu Macapat

Macapat merupakan tembang tradisional di tanah jawa. Tetapi ditemukan juga tembang sejenis macapat dengan nama yang lain di daerah Bali, Madura, Sunda. Selain itu macapat juga pernah dipakai di daerah Banjarmasin dan Palembang. Menurut beberapa sumber sejarah, macapat baru ada setelah Majapahit mengalami keruntuhan dan Walisanga mulai berkuasa di tanah Jawa. Ada juga yang mengungkapkan bahwa Macapat diciptakan oleh Sunan Bonag kemudian diturunkan kepada para Wali. Tetapi sejarah tersebut belum pasti karena tidak ditemukannya data – data yang mendukung pernyataan tersebut.

Pada dasarnya, jenis tembang (sekar) dibagi menjadi tiga, yaitu sekar alit (kecil), sekar tengahan, dan sekar ageng (gede/besar). Sedangkan macapat sendiri termasuk kedalam jenis sekar alit. Didalam tembang macapat terdapat beberapa aturan mengenai penulisannya, yaitu :

  1. Guru Gatra : jumlah larik dalam setiap baitnya
  2. Guru Wilangan : jumlah suku kata dalam setiap lariknya
  3. Guru Lagu : vokal terakhir pada setiap lariknya.

Dalam sekar macapat terdapat beberapa bait tembang, dengan nama, karakteristik, guru lagu, guru wilangan dan guru gatra yang berbeda – beda. Adapun guru gatra, guru wilangan, dan guru lagu pada setiap bait tembang macapat adalah sebagai berikut :

Sekar Macapat
Guru gatra
Guru wilangan
Guru lagu
Mijil
6
10, 6, 10, 10, 6, 6
i, o, e, i, i ,u
Sinom
9
8, 8, 8, 8, 7, 8, 7, 8, 12
a, i, a, i, i, u ,a ,i, a
Dhandhanggula
10
10, 10, 8, 7, 9, 7, 6, 8, 12, 7
i, a, e, u, i, a, u ,a ,i, a
Kinanthi
6
8, 8, 8, 8, 8, 8, 8
u, i, a, i, a, i
Asmarandana
7
8, 8, 8, 8, 7, 8, 8
a, i, e, a, a, u, a
Durma
7
12, 7, 6, 7, 8, 5, 7,
a, i, a, a, i, a, i
Pangkur
7
8, 11, 8, 7, 12, 8, 8,
a, i, u, a, u, a, i
Maskumambang
4
12, 6, 8, 8
i, a, i, a, a
Pucung
4
12, 6, 8, 12
u, a, i, a
Jurudhemung
7
8, 8, 8, 8, 8, 8, 8
a, u, u, a, u, a, u
Wirangrong
6
8, 8, 10, 6, 7, 8
i, o, u, i, a, a
Balabak
6
12, 3, 12, 3, 12, 3
a, e, a, e, u, e
Gambuh
5
7, 10, 12, 8, 8
u, u, i, u, o
Megatruh
4
12, 8, 8, 8,
u, i, u, i, o
Girisa
8
8, 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8,
a, a, a, a, a, a, a, a

Mengenai sifat, karakteristik, dan makna tembang akan diuraikan lebih lanjut pada bahasan selanjutnya.

Semoga bermanfaat, terimakasih.

Posted on 01/12/2010, in Petuah, Tembang Jawa and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. wah….. hebat…. keren
    I lIKE IT……………………

  2. makasih ya….semoga bermanfaat….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: