Setiap Manusia Harus Mampu Menjadi Pemimpin

Tidak bisa dipungkiri bahwa seorang manusia dilahirkan itu pasti akan menjadi seorang pemimpin. Minimal pemimpin diri kita sendiri, setidaknya memimpin keluarga bagi yang laki-laki, dan memimpin dalam mendidik anaknya bagi yang perempuan. Belajar tentang kepemimpinan, merupakan hal penting yang kadang diabaikan. Oleh sebab itu, disini saya akan berbagi tentang suatu hal mengenai kepemimpinan.

Pernah saya begadang semalam suntuk karena rasa ingin tahu saya tentang satu lakon (judul) wayang. Judul yang masih teringat dalam benak saya sampai saat ini adalah “Wahyu Makutho Rama-Hasthabrata”. Wayang itu bercerita tentang delapan hal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin (hasthabrata, hastha=8, brata=laku, tindakan). Tidak perlu jauh-jauh kita mencari apa yang ada dalam Hastabrata. Kita cukup memahami saja apa yang ada disekitar kita. Dalam hasthabrata diajarkan bahwa, seorang pemimpin harus mampu meniru watak dari delapan elemen alam. Elemen tersebut yaitu :

  1. Pratiwi, yaitu bumi. Bumi memiliki watak yang kuat dan jujur. Bumi kuat karena dia mampu mengangkat segala sesuatu diatasnya. Bumi itu jujur, karena apapun yang ditanam di bumi akan muncul seperti apa yangn kita tanam, jika kita menanam benih jagung maka kita akan mendapatkan tumbuhan jagung. Jadi seorang pemimpin itu harus kuat dan jujur. ^-^
  2. Surya, yaitu matahari. Matahari memiliki watak menerangi semesta secara merata tanpa terkecuali. Jadi seorang pemimpin itu harus adil dan tidak pilih kasih.
  3. Candra, yaitu rembulan. Bulan mempunyai watak memberikan penerangan saat malam. Jadi pemimpin itu harus memiliki watak mampu member penerangan pada rakyatnya yang sedang mengalami kegelapan atau musibah.
  4. Bayu, yaitu angin. Angin mempunyai watak lembut dan mampu masuk secara merata keseluruh alam. Jadi seorang pemimpin itu harus dapat menyelami setiap keadaan yang dipimpinnya. Maksudnya pemimpin harus mampu bergaul dan berbaur dengan seluruh masyarakat.
  5. Jaladri, yaitu lautan atau samudra. Lautan atau samudra memiliki watak yang luas dan mampu menampung apa saja tidak peduli itu hal baik maupun buruk. Jadi seorang pemimpin itu harus memiliki watak penyabar, dan mampu menampung aspirasi.
  6. Tirta, yaitu air. Air memiliki watak memberi kehidupan, kesejukan, dan kesegaran bagi makhluk hidup. Jadi pemimpin itu harus dapat memberikan kehidupan dan ketenteraman bagi rakyatnya. Dengan adanya pemimpin itu diharapkan dapat memberikan kehidupan yang cukup bagi warganya, karena kemampuan memimpinnya.
  7. Kartika, yaitu bintang. Mempunyai watak memberikan keindahan pada alam semesta. Jadi pemimpin itu hendaknya dapat memberikan keindahan ditempat yang dipimpinnya. Tidak hanya jadi hiasan, tapi juga membawa keindahan pada apa yang dipimpinnya artinya dapat membawa nama baik rakyatnya.
  8. Dahana, yaitu api. Api memiliki watak membakar. Jadi seorang pemimpin itu harus mampu membakar semangat rakyatnya untuk membangun kehidupan.

Mungkin baru tulisan ini saja yang dapat saya sampaikan. Bukan maksud saya menggurui, sok pintar dan segala macamnya. Tapi tulisan ini saya buat untuk bahan renungan saya sendiri, apakah saya sudah mampu menjadi pemimpin? Terutama memimpin diri saya sendiri. Semoga bermanfaat, mungkin ada beberapa versi lain yang mengungkapkan mengenai hasthabrata ini, tetapi pada intinya sama.

Terimakasih, semoga bermanfaat.

Posted on 10/01/2011, in Petuah and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: