Monthly Archives: Agustus 2011

Menyambut wahyu lailatul qadar ala masyarakat Jawa

Oleh : bayukartika

Wah…tinggal beberapa hari lagi sudah hari raya idul fitri…hayooo…sahabat budaya sudah mempersiapkannya belum nich? Sudah mudik? Sudah berkumpul bersama keluarga??? Seneng yah…bisa berkumpul bersama keluarga setelah beberapa waktu tidak berkumpul dengan bapak, ibu, kakek, nenek, saudara dan keluarga tercinta… pertama kami mengucapkan selamat datang ke kampung halaman buat sahabat budaya yang mudik, dan salam buat seluruh keluarga di rumah. Nah…untuk sahabat budaya yang tidak mudik, kami juga menitipkan salam buat seluruh keluarga di rumah. Semoga keluarga kita semua selalu dalam lindungan dan mendapat rahmat dari Yang Maha Esa.

Hmmm….sebebentar lagi lebaran, berarti bulan puasa sudah tinggal beberapa hari lagi. Sepuluh hari terakhir bulan ramadhan / bulan puasa merupakan hari-hari yang sangat istimewa, salah satunya tradisi mudik yang konon kabarnya hanya ada di Indonesia lho…jadi mudik juga termasuk budaya yang patut kita lestarikan…. setujuuuuu????? (setuju banget, soalnya kami juga melakukan mudik beberapa tahun terakhir ini, hehe…)

Nah selain itu ada sebagian masyarakat khususnya di Jawa yang memiliki cara atau tradisi tersendiri untuk mengisi sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan/bulan puasa ini. Mau tau apa aja yang dilakukan oleh masyarakat tersebut??? Belajar bareng yuk…

Read the rest of this entry

Iklan

Macapatan dulu yuk ah…

Sinom

Nuladha laku utama,

Tumrape wong tanah jawi,

Wong agung ing ngeksi gondo,

Panembahan senopati,

Kepati amarsudi,

Sudanen hawa lan nepsu,

Pinesu tapa brata,

Tanapi ing siyang ratri,

Hamemangun karyenak tyasing sasama.

Pangkur

Mingkar mingkuring angkara,

Akarana karenan mardi siwi,

Sinawung resmining kidung,

Sinuba sinukarta,

Mrih ketarta pakartining ngelmu luhung,

Kang tumrap neng tanah jawi,

Agama ageming aji.

Wah….sudah sepuluh hari ke dua nich di bulan puasa…udah hampir ke sepuluh hari terakhir lagiā€¦

hayooo…masih pada puasa kan? Bolong nggak….kalau sahabat budaya yang putri ya wajar….tapi kalau sahabat budaya yang putra puasanya bolong…hmmmm kenapa tuh…hehe

Eh, ngomong-ngomong soal puasa nih, tau nggak kenapa ada tembang Pangkur dan Sinom mengawali tulisan kali ini….kita belajar bareng yuk…mengenai hubungannya apa sich tembang Sinom dan Pangkur di atas dengan bulan puasa? Baca terus ya…..

Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: